Archive for September 2017

Zona18 - Aku adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi di Bandung, dan sekarang sudah tingkat akhir. Untuk saat ini aku tidak mendapatkan mata kuliah lagi dan hanya mengerjakan skripsi saja. Oleh karena itu aku sering main ke tempat abangku di Jakarta.

Suatu hari aku ke Jakarta. Ketika aku sampai ke rumah kakakku, aku melihat ada tamu, rupanya ia adalah teman kuliah kakakku waktu dulu. Aku dikenalkan kakakku kepadanya. Rupanya ia sangat ramah kepadaku. Usianya 40 tahun dan sebut saja namanya Firman. Ia pun mengundangku untuk main ke rumahnya dan dikenalkan pada anak-istrinya. Istrinya, Dian, 7 tahun lebih muda darinya, dan putrinya, Rina, duduk di kelas 2 SMP.
Kalau aku ke Jakarta aku sering main ke rumahnya. Dan pada hari Senin, aku ditugaskan oleh Firman untuk menjaga putri dan rumahnya karena ia akan pergi ke Malang, ke rumah sakit untuk menjenguk saudara istrinya. Menurutnya sakit demam berdarah dan dirawat selama 3 hari. Oleh karena itu ia minta cuti di kantornya selama 1 minggu. Ia berangkat sama istrinya, sedangkan anaknya tidak ikut karena sekolah.

Setelah 3 hari di rumahnya, suatu kali aku pulang dari rumah kakakku, karena aku tidak ada kesibukan apapun dan aku pun menuju rumah Firman. Aku pun bersantai dan kemudian menyalakan VCD . Selesai satu film. Saat melihat rak, di bagian BANDARQ ONLINE bawahnya kulihat beberapa VCD porno. Karena memang sendirian, aku pun menontonnya. Sebelum habis satu film, tiba-tiba terdengar pintu depan dibuka. Aku pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus VCD di bawah karpet.

“Hallo, Oom Ryan..!” Rina yang baru masuk tersenyum. “Eh, tolong dong bayarin bajaj… uang Rina sepuluh-ribuan, abangnya nggak ada kembalinya.”

Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan bajaj yang cuma dua ribu rupiah.
Saat aku masuk kembali.., pucatlah wajahku! Rina duduk di karpet di depan televisi, dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. Dia memandang kepadaku dan tertawa geli.

“Ih! Oom Ryan! Begitu to, caranya..? Rina sering diceritain temen-temen di sekolah, tapi belon pernah liat.”
Gugup aku menjawab, “Rina… kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo, matiin.”
“Aahhh, Oom Ryan. Jangan gitu, dong! Tuh liat… cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Rina di sekolah lebih serem.”

Tak tahu lagi apa yang harus kukatakan, dan khawatir kalau kularang Rina justru akan lapor pada orangtuanya, aku pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Rina terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah.

Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan. Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Rina sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan… astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, aku memanggil Rina. Dan.., sekali lagi astaga… jelas ia tidak memakai BH, karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. Aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai “bergerak”, sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku.

Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kami berdiri bersampingan, dan dari celah di dasternya, buah dadanya yang SAKONG ONLINE indah mengintip. Saat ia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. Aku semakin gelisah. Selesai mencuci piring, kami berdua duduk di sofa di ruang keluarga.

“Oom, ayo tebak. Hitam, kecil, keringetan, apaan..?”
“Ah, gampang! Semut lagi push -up! Kan ada di tutup botol Fanta! Gantian… putih-biru-putih, kecil, keringetan, apa..?”

Rina mengernyit dan memberi beberapa tebakan yang semua kusalahkan.
“Yang bener… Rina pakai seragam sekolah, kepanasan di bajaj..!”
“Aahhh… Oom Ryan ngeledek..!”
Rina meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku. Aku menghindar dan menangkis, tapi ia terus menyerang sambil tertawa, dan… tersandung!

Ia jatuh ke dalam pelukanku, membelakangiku. Lenganku merangkul dadanya, dan ia duduk tepat di atas batang kelelakianku! Kami terengah-engah dalam posisi itu. Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang. Dan aku pun mulai menciumi lehernya. Rina mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya.

Nafas Rina makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya. Celana dalamnya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang.
“Uuuhh… mmmhhh…” Rina menggelinjang.

Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis SMP, tapi gairahku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku pun menarik lepas dasternya dari atas kepalanya. Aahhh..! Rina menelentang di sofa dengan tubuh hampir polos!

Aku segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. Tangan Rina yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin tak sabar. Aku menarik lepas celana dalamnya, dan.. nampaklah bukit kemaluannya yang CAPSA SUSUN baru ditumbuhi rambut jarang. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Rina. Aku pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya.

“Ehhh… mmmaaahhh..,” tangan Rina meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium.
Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan.
“Ooohh… aduuhhh..,” Rina mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat.

Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka. Sesekali lidahku membelai kelentitnya dan tubuh Rina akan terlonjak dan nafas Rina seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras.

Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum, Rina tergeletak terengah-engah, matanya terpejam. Tergesa aku membuka semua pakaianku, dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai-belaikan di pipi Rina.
“Mmmhh… mmmhhh… ooohhhmmm..,” ketika Rina membuka bibirnya, kujejalkan kepala kemaluanku.
Mungkin film tadi masih diingatnya, jadi ia pun mulai menyedot. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya.

Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. Tak tahan lagi, aku pun naik ke atas tubuh Rina dan bibirku melumat bibirnya. Aroma ADUQ ONLINE kemaluanku ada di mulut Rina dan aroma kemaluan Rina di mulutku, bertukar saat lidah kami saling membelit.

Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Rina, dan sebentar kemudian kurasakan tangan Rina menekan pantatku dari belakang.
“Ohhmm, mam… masuk… hhh… masukin… Omm… hhh… ehekmm…”

Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan Rina semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kemaluanku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini. Terus terang saja, ukuran kemaluanku adalah panjang 15 cm, lebarnya 4,5 cm sedangkan Rina masih SMP dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil.

Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Rina memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku POKER ONLINE membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk. Lalu aku diam tidak bergerak, membiarkan otot-otot kemaluan Rina terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya.

Sebentar kemudian kernyit di dahi Rina menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Rina mengernyit lagi, tapi lama-kelamaan mulutnya menceracau.
“Aduhhh… ssshhh… iya… terusshh… mmmhhh… aduhhh… enak… Oommm…”

Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Rina, lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Rina sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, Rina segera menggerakkan pinggulnya, sementara jari-jariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada, kelentit dan pinggulnya, dan kami pun berlomba mencapai puncak.

Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Rina makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Tangannya BANDAR DOMINOKIU menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.

Setelah tubuh Rina melemas, aku mendorong ia telentang. Dan sambil menindihnya, aku mengejar puncakku sendiri. Ketika aku mencapai klimaks, Rina tentu merasakan siraman air maniku di liangnya, dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang kedua.
Sekian lama kami diam terengah-engah, dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme.
“Aduh, Oom… Rina lemes. Tapi enak banget.”

Aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus. Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Rina yang masih amat kencang.

Aku segera membawanya ke kamar mandi, membersihkan tubuh kami berdua dan… kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. Sepanjang malam aku mencapai tiga kali lagi orgasme,dan Rina… entah berapa kali. Begitupun di BANDAR POKER saat bangun pagi, sekali lagi kami bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Rina kupaksa memakai seragam, sarapan dan berangkat ke sekolah.

Kembali ke rumah Firman, aku masuk ke kamar tidur tamu dan segera pulas kelelahan. Di tengah tidurku aku bermimpi seolah Rina pulang sekolah, masuk ke kamar dan membuka bajunya, lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kemaluanku. Tapi segera saja aku sadar bahwa itu bukan mimpi, dan aku memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun.

Aku melihat keluar kamar dan kelihatan VCD menyala, dengan film yang kemarin. Ah! Merasakan caranya memberiku “blowjob”, aku tahu bahwa ia baru saja belajar dari VCD.

VCD PORNO YANG KUTONTON BERSAMA GADIS POLOS MASIH BERSERAGAM SMP

30 Sep 2017
0 Comments
Zona18 - Sebenarnya aku tak pernah pernah berpikir untuk bersetubuh dengan wanita berjilbab, namun apa mau dikata nasib berkata lain.

Perkenalkan namaku Tama, umurku 28 tahun, tinggi badanku 170cm, postur tubuhku tegap, rambutku lurus dan ukuran penisku normal, panjangnya kira-kira 13cm dan diameternya tak tahu karena tak pernah aku ukur tapi lumayan besarlah soalnya kalau di genggam tidak semua tertutup.
Aku bekerja di perusahan asing sebagai karyawan. Aku tinggal di rumah kost yang jaraknya gak begitu jauh dengan tempat kerjaku. Aku juga mempunyai BANDARQ ONLINE tetangga kost namanya Bu Asih, umurnya sekitar 34tahun. Dia mempunyai 2 orang anak. Bu Asih kesehariannya memakai jilbab. Suami bu Asih bekerja di Bank Swasta.

Setiap hari Bu Asih ini memakai jilbab yang panjang-panjang menutupi semua anggota badannya. Boleh dikatakan Bu Asih terlalu sempurna untuk ukuran seorang wanita yang sudah berumah tangga dan tentunya aku sangatlah segan dan hormat padanya.

Pagi itu, suami bu Asih sudah berangkat pergi ke kantor untuk bekerja, sedangkan aku masih di rumah rencananya agak siangan baru berangkat ke kantor.

“Tama…” suara bu Asih memanggilku dari rumahnya. Karena aku masih bermalas-malasan jadi aku belum berniat bangun untuk menghampiri bu Asih.

“Ma..Tama…Ibu minta tolong donk…” panggilnya lagi. Tapi aku masih saja malas untuk beranjak dari tempat tidurku.

Karena mungkin aku tak segera datang menghampirinya, maka terdengar bu Asih dengan pelan-pelan membuka pintu rumahku dan kemudian masuk. Dia mencari aku. Aku lalu berpura-pura menutup mataku ketika dia sampai di kamarku.

“Oooh…” gumamnya. Terlihat dia kaget melihatku, karena memang sudah kebiasaan aku kalau tidur tak pernah pakai baju cuma pakai CD saja ditambah dengan penisku yang sedang menegang. Kebiasaan kalau bangun tidur mesti tegang. Dan seketika itu bu Asih langsung balik melangkah menjauh dari kamarku. Aku coba SAKONG ONLINE mengintipnya dengan sedikit membuka mataku. Tapi tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki mendekat ke kamarku lagi akupun kembali berpura-pura tidur dengan membuka sedikit mataku. Dia mengendap-endap mengintip ke dalam kamarku sambil tersenyum. Cukup lama juga bu Asih mengintipku dan setelah itu dia langsung balik lagi ke rumahnya.

Besuk paginya setelah semua anak dan suaminya pergi, terdengar di samping rumahku dibagian belakang ada yang sedang mencuci baju, aku mencoba untuk mengintipnya kebetulan rumah kami bagian belakang cuma tertutup tembok sedada saja jadi aku bisa dengan mudah mengintipnya. Rupanya bu Asih sedang mencuci pakaian. Dan yang membuat aku kaget bu Asih hanya menggunakan daster saja. Karena dasternya panjang jadi dasternya basah sampai ke pinggul.

Saat sedang mengintip, tiba-tiba bu Asih berdiri dang mengangkat dasternya serta melepas CDnya dan langsung mencucinya. Otomatis vagina bu Asih terlihat dari luar daster ynag basah kuyub. Dan seketika itu juga pikiran nakalku CAPSA SUSUN langsung beraksi. Otakku berpikir ingin sekali merasakan vaginanya bu Asih.

“Maaf bu Asih kemarin kayaknya memanggil saya ya? Ada perlu apa bu?” kataku mengagetkannya. Dan serta merta bu Asih langsung merapikan dasternya yang tersingkap sampai ke paha.

“Oh ya mas Tama, kemarin aku mau minta tolong untuk pasangin lampu kamar mandi..” jawabnya sedikit gugup.

“Ya udah kalau gitu sekarang aja bu aku pasangin…” kataku sambil melihat isi dasternya.

“Iya mas gakpapa…langsung loncat aja ya…hehehee…” jawabnya.

Dengan segera aku meloncat tembok dan masuk ke pekarangan rumah belakang bu Asih. Kemudian bu Asih melangkah menuju kamar mandi depan dan aku mengikutinya dari belakang.

“Seandainya aku bisa merasakan mengelus pantat dan merasakan vagina bu Asih pasti nikmat sekali rasanya” gumamku dalam hati.

“Ini mas lampunya dan ini kursinya…hati-hati ya mas…” katanya membuyarkan lamunanku. Akupun langsung memasang ADUQ ONLINE lampunya sedangkan bu Asih kembali ke belakang untuk menyelesaikan cuciannya. Setelah selesai memasang segera aku ke belakang menemui bu Asih dan berkata,
“Maaf Bu, lampunya sudah terpasang…” Kemudian bu Asih langsung berdiri, tapi kemudian dia terpeleset kearahku, dan secara reflex aku menangkapnya. Tanpa sengaja tanganku mengenai buah dadanya yang montok dan tanganku yang satunya menangkap pantatnya yang tak pakai CD hanya tertutup daster yang basah.

“Maaf mas Tama, agak licin lantainya” katanya tersipu malu.

“Gakpapa bu…hehehe…” jawabku.

“Oya mas, tunggu sebentar ya aku bikinin teh manis” ujarnya. Kemudian dia berjalan ke dapur dan aku mengikutinya dari belakang tanpa sepengetahuannya.

Saat dia lagi mengaduk gula BANDAR DOMINOKIU dalam gelas dengan segera aku memeluknya dari belakang. Tentu saja dia kaget setengah mati sambil teriak.

“Apa-apaan sih kamu…”

“Maaf bu, aku jadi terangsang melihat kecantikan dan keseksian bu Asih…” kataku sambil kuciumi telinga belakangnya.

“Hentikan Tama, aku sudah punya anak dan suami” katanya. Tapi bu Asih tidak berusaha menghindar dari ciumanku dan pegangan tanganku yang mampir di pinggangnya dan dadanya.

“Arrghhh…Tama….” Desahnya sambil tubuhnya menggeliat. Dia langsung membalikkan badannya menghadap kearahku. Semula bu Asih yang mencoba menghentikanku sekarang berubah menjadi lulut padaku. Langsung aku cium bibirnya dia pun membalas ciumanku dia memeluk leherku. Mulut kami saling beradu, sambil tanganku mencoba menggerayangi buah dadanya. Kulihat dasternya memakai kancing 2 saja di atas dadanya kemudian aku membukanya dan tersembullah buah dadanya yang putih mulusss “Sluuurp…” kujilat dan isap pentilnya.

“Oooohhh Tamaaa….aahhh…” desahnya lirih. Karena dari tadi dia tidak pakai celana dalam maka dengan gampang itilnya ku usap-usap dengan kedua jariku dengan menyingkap dasternya keatas.

“Sssttthhhh Tamaaa…” desahnya lagi. Kemudian aku berjongkok, kudekatkan kepalaku ke memeknya dan kakinya kurenggangkan “Sluruupp….” pelan-pelan kujilati itil dan memeknya lagi-lagi dia mendesah.

“Oooohhh…aaahh… terus Tamaaa…enak sekaliii….” desahnya pelan.

Dan tanpa berlama-lama kemudian kubuka celana pendekku dan terpampanglah kontolku yang sudah tegang. Kusibakkan lagi dasternya, namun POKER ONLINE tidak sampai terbuka semuanya hanya sampai di perutnya saja dan mulut kami mulai beradu lagi saling melumat.

“Oooohh…Bu Asihh…sungguuh nikmat bibir dan memekmu…” bisikku padanya.

Sambil menjilat seluruh rongga mulutnya kubawa dia ke atas meja makannya dan kusandarkan bu Asih di pinggiran meja, tanganku kumainkan kembali ke itil dan sekitaran memeknya

“Aaahhh…Tama..ayo masukkan kontolmu ibu udah gak tahan lagi…” pintanya penuh nafsu.

Kemudian kupegang kontolku dan kuarahkan ke lubang memeknya yang sudah sangat basah dan licin. “Bleeeessss….” Dengan mudah kontolku masuk ke dalam lubang memeknya.

“Aaargghhh Tamaaaa…..” teriaknya menahan nikmat.

Kupompa kontolku ke dalam memeknya secara berirama, tak henti-hentinya bu Asih mendesah dan merintih, seperti orang ynag haus akan sex. Tak berapa lama lalu kubalikkan badannya dan tangannya memegang pinggiran meja, kutusuk memeknya dari belakang “Bleessssss”

“Yeeessss…aaahhh…” teriaknya.

Kuhujam sekeras-kerasnya kontolku dalam memeknya sambil tanganku remas-remas payudaranya. Kulihat dari belakang sangat bagus gaya bu Asih saat nungging, tanpa melepas dasternya kusodokkan terus kontolku.
Hingga kurang lebih setengah jam bu Asih berkata padaku,

“Tama…aku rasanya mau keluaaarrr….”

“Tunggu sebentar buuu…aku juga mau keluaaar kita keluar bareng yaaaa…”

Semakin kencang dan terasa memeknya menjepit kontolku dan tak lama kemudian kurasakan ada semacam cairan panas yang menyirami BANDAR POKER kontolku di dalam memeknya. Aku semakin mempercepat sodokanku. Dam akhirnya..

“Ooooo…aahhh…” desah kami bersamaa. Aku dan bu Asih sama –sama keluar dan sejenak kulihat di memeknya terlihat becek dan banjir.

Setelah hening sejenak lalu kucabut kontolku dan kupakai lagi celana pendekku setelah itu bu Asih merapikan dasternya lagi. Aku langsung minta maaf kepadanya.

“Maaf bu…aku sudah khilaf…”

“Gakpapa Tama…ibu juga minta maaf karena sudah menggodamu” balasnya.

Sebelum aku pergi kusempatkan pamitan ke bu Asih dan dia pun tersenyum.

CERITA SEX EKSE CEWEK BERHIJAB

29 Sep 2017
0 Comments
Zona18 - Sebelum aku bercerita tentang pengalaman sex nyata yang aku alami langsung, aku akan perkenalkan namaku terlebih dahulu. Aku Dewa umurku 27tahun, aku mempunyai seorang sahabat namanya Alin umurnya 27tahun juga. Alin orangnya seksi, tubuhnya sangat istimewa, dia mempunyai ukuran payudara sekitar 34an.

Kejadian sex nyata ini berawal ketika Alin memintaku untuk mengantarnya untuk melamar kerja dan pada saat panggilan interview juga. Alin merupakan sahabat yang paling mengerti aku, kami berdua juga sudah sama-sama mempunyai pacar. Dan meskipun kami berdua memiliki pacar namun pacar kami memaklumi keakraban antara aku dan Alin, maklum aku sama Alin sudah berteman sejak kami masih SD (sekolah dasar). Okee langsung aja ya, begini ceritanya :
Minggu pagi, Alin menelponku, dia memintaku untuk nganterin dia keliling kota Surabaya esok hari. Karena aku gak enak sama dia, ku iyakan saja permintaanya. Padahal hari itu juga aku ada janji sama pacarku untuk nganterin dia berangkat ke kantor.

Keesokan harinya aku berangkat jemput Alin, kebetulan rumahku sama Alin sejalan buat ke rumah pacarku jadi aku bisa nganter keduanya, setelah sampai di rumah Alin, aku kaget dibikinnya, soalnya saat itu Alin memakai baju yang sangat tidak wajar untuk BANDARQ ONLINE dia pergi ke tempat interview dan naruh lamaran kerja. Kutegur dia dan memaksanya untuk ganti pakaian.

Akhirnya Alin pun berganti pakaian memakai baju kantoran seperti pada umumnya. Awalnya sebelum berganti pakaian dia memakai tanktop dan blazer dengan rok yang sangat minim. Setelah itu kami pun lantas bergegas menuju rumah pacarku. Diperjalanan aku belum punya pikiran untuk berbuat aneh-aneh pada Alin. Tapi jujur saja sih, kadang Alin kujadikan dia seangai fantasiku…hehehehhe…

Setengah jam perjalanan akhirnya aku dan Alin sampai ke rumah pacarku, akupun lantas mengantarnya ke kantor duluan dan kemudian aku nganterin Alin untuk keliling Surabaya. Nah, disini aku baru mulai terpancing sama obrolan Alin, karena selama diperjalanan dia membahas tentang sex yang dia lakukan bersama pacarnya. Aku mencoba untuk menahan gejolak yang mulai timbul pada diriku sambil kurangkul Alin.

Tak terasa haripun sudah mulai sore. kami berdua lantas mencari rumah makan. Soalnya sinag gak sempet makan siang karena Alin lagi interview.

Singkat cerita setelah puas jalan-jalan kami berdua pulang. Diperjalanan Alin terlihat sangat lelah. Lalu kusuruh dia untuk tidur di mobil selama perjalanan. Diperjalanan kami terjebak macet hingga lewat magrib. Selama dalam kemacetan aku selalu memandangi Alin dan berimajinasi menikmati tubuhnya yang sangat seksi itu. Kabetulan SAKONG ONLINE tadi aku cuma memakai celana training jadi saat aku berimajinasi sambil memandangi tubuh Alin kuelus-elus batang kontolku yang mulai menegang. Kebetulan juga kaca film mobilku pake yang gelap jadi gak kelihatan dari luar.

Aku membayangkan sedang meraba Alin, karena situasi mendukung nafsu bejatku semakin tak tertahan lagi, aku memberanikan diri untuk meraba Alin yang sedang tertidur pulas. Hari semakin malam namun mobil tak bergerak sama sekali, macet yang sangat parah yang baru aku alami. Kemacetan yang dikarenakan ada truk yang terguling sehingga 2 jalur tak bisa digunakan.

Pertama-tama aku membuka kancing blazernya perlahan agar aku bebas meraba dan meremas toketnya dari luar kemeja dan BHnya. Aku meremas dan meraba toketnya perlahan-lahan karena takut kalau dia terbangun. Mungkin karena lelahnya sehingga dia tidak terbangun ketika aku meremas toketnya. Jadi aku terusan saja aksi nakalku itu sambil mengocok batang kontolku.

Melihat Alin tak bereaksi aku mencoba lebih berani dengan mencium Alin dan tanganku berusaha untuk meraih memeknya tapi aksiku kali ini tak berhasil, dan itu malah membuat Alin terbangun karena kaget dengan apa yang kulakukan padanya.

“He…ngapain kamu?” tanya Alin dengan nada ketus.
“Oh gakpapa kog…” jawabku gugup.
“Ngapain juga kamu cium-cium aku?” tanya Alin lagi.
“Masak sih cium sahabat sendiri gak boleh” jawabku coba mengelak.

Tapi tiba-tiba berkata yang sangat bikin aku kaget

“Lah itu ngapain juga tongkolmu berdiri tegang?”
“Terus terang aku jadi bernafsu waktu ngeliat kamu tidur…” jawabku tanpa basa-basi.
“Yaelah, ngomong donk dari tadi, eh aku kog tiba-tiba jadi terangsang gini ya, soalnya pas tidur barusan aku mimpi lagi ngentot sama pacarku” ucap Alin jujur.

Mendengar itu keluar dari mulut Alin tanpa diasuruh lalu kuciumi mulut alin dengan liarnya. Alin pun membalas ciumanku CAPSA SUSUN tak kalah liar. Tak ahnya itu tangan Alin meraih batang kontolku yanng terus saja mengeras di dalam celana.

Disaat lagi hotnya berciuman, tiba-tiba mobil belakang membunyikan klakson, ternyata macetnya sudah mulai mereda dan akupun mengakhiri ciumanku di mulut Alin. TApi tidak bagi Alin, dia masih saja mengocok batang kontolku saat aku lagi menyetir dan membuat konsentrasiku hilang.

Dan setelah terlepas dari kemacetan, aku berinisiatif untuk menepikan mobil untuk melanjutan permainan kami tadi yang sempat tertunda.

“Kita berhenti dulu ya, kita lanjutin yang tadi tanggung nih…” kataku pada Alin. Tanpa basa-basi Alin mengiyakan ajakanku. Lalu kusuruh dia untuk mengangkat roknya keatas agar aku bisa bermain dengan memeknya. Alin rupanya sangat menikmati apa yang kulakukan pada memeknya. Sambil kuciumi lagi mulutnya. Tangan kiriku bermain dengan toketnya. Sedangkan tangan kananku mengobok-obok memeknya. Sesekali aku melihat ADUQ ONLINE wajah Alin yang dipenuhi dengan nafsu yang membara sambil mulutnya mengeluarkan desahan-desahan yang semakin membuatku bernafsu. Dan tanpa sepengatahun Alin aku memoto jariku ketika sedang mengobok-obok memeknya.

Tak berapa lama jariku terasa becek pertanda Alin akan meraih orgasme. Dan benar saja kulihat tubuh ALin mengejang dan mendesah sejadi-jadinya.

“Aaargghhh…aaahhh…Dewaaa…aku keluaaar..sayaaaang…”

Setelah kurasa Alin puas dengan orgasmenya kemudian aku minta gantian. Langsung saja aku menurunkan celana trainingku. Seperti anjing kehausan Alin langsung saja meraih kontolku dan menjilatinya dengan ganasnya.

“Oooohhh sayang terus sayaaang enak sekaliii…aahhh…” desahku.

Sedang asyiknya Alin mengulum dan menyedot kontolku, aku kembali meremas toketnya dan mengelus-elus lagi memeknya. Dan lagi-lagi tanpa sepengetahuan Alin aku memoto Alin yang sedang asyik mengulum kontolku.

“Sepongan Alin ternyata enak juga…” kataku dalam hati.

Hampir 10 menit Alin bermain dengan kontolku hingga akhirnya aku merasakan akan meraih orgasmeku. Kupegangi kepala Alin BANDAR DOMINOKIU sambil sedikit kutekan dan menuruhnya agar mempercepat kulumannya.
“Ayo sayaaang lebih cepat lagiii…aaahhh…” pintaku. ALin pun menuruti pintaku dengan semakin mempercepat kulumannya.

“Oooohhhh Aliiinnn sayaaaaang aku keluaaarrr…”
“Croooot…crooot…crooot…” seluruh spermaku tumpah di dalam mulut Alin.

Aku terkulai lemas tapi Alin masih sibuk membersihkan sisa spermaku dengan teliti menjilatinya. Setelah dirasa sudah tak tersisa kemudian Alin kembali duduk dan menatpaku sambil berkata,

“Terima kasih Alin sayang…”
“Dasar nafsu gede, sahabat sendiri diembat juga…” jawabnya bercanda. Kemudian kami kembali merapikan baju kami dan melanjutkan perjalanan mengantar Alin pulang ke rumahnya.

Sesampainya di rumah Alin ternyata rumahnya sepi. Alin lalu menelpon orang tuanya ternyata mereka berdua pergi ke luar kota dan orang tua Alin berpesan agar menyuruh untuk menginap menemani Alin. Mendengar itu aku sangat POKER ONLINE senang sekali dalam hatiku berkata…”Yes menang banyak aku hari ini”

Pada waktu itu kami sampai di rumah pukul 10 malam. Kami berdua kelelahan karena seharian terjebak macet ditambah lagi dengan melampiaskan nafsu bejat di tengah kemacetan. Kami berdua lantas bergegas menuju ke kamar Alin untuk tidur. Di kamar kami berdua bercerita tentang pengalaman sex yang sudah kami lakukan. Dan kami berdua kembali bernafsu.

Tak pikir panjang aku langsung menindih tubuh Alin sambil kuciumi mulutnya. Saat itu Alin sudah berganti baju memakai daster yang membuatku semakin bernafsu. Tanganku tak mau diam langsung menuju ke toketnya yang saat itu tak memakai BH dan juga tak memakai CD. Dengan penuh nafsu aku membuka dasternya dan sekarang terlihatlah tubuh seksi Alin tanpa terbalut pakaian.

Tanpa berlama-lama langsung saja kumulai aksiku, kujilat dan kuhisap putingnya, terdengar Alin mendesah panjang. Kemudian ciumanku berjalan menuju bawah, kujilati pusarnya lagi-lagi Alin mendesah dengan tubuh menggelinjang. Setelah itu lidahku bermain dengan memek dan klitoris Alin. Kujilatin bibir memeknya dan memainkan klirotisnya, yang membuat Alin semakin menggelinjang penuh gairah. Kujilatin terus menerus sambil tanganku memainkan toket dan putingnya.

“Sssttthhhhh…aaahhhh…nikmat sayaaaang….” desah Alin yang membuatku semakin menjadi-jadi.

Setelah puas lidahku puas dengan memeknya, kemudian aku berdiri untuk melepas semua pakaianku. Dan telanjanglah aku. Kusodorkan batang kontolku yang sudah menegang dari tadi ke mulutnya, dengan bringas Alin pun langsung menyosor batang kontolku. Dijilatinya dan dikulum batang kontolku dengan sesekali juga menyedotnya yang membuat kontolku terasa linu keenakan dan membuatku semakin tak tahan ingin BANDAR POKER segera mengentot Alin. Akupun kemudian menjabut kontolku dari mulut Alin. Kubaringkan tubuh Alin diatas kasur kemudian kubuka lebar kedua paha Alin dan dengan perlahan kumasukan batang kontolku ke dalam lubang memeknya.

“Aaauuuuhhhh….ssstthhh….” erang Alin begitu kepala kontolku masuk ke dalam lubang memeknya. Dan “Sleeeep….” batang kontolku telah masuk semua di dalam lubang memeknya dengan diiring hela nafas Alin.
“Besar juga kontolmu Waaa….punya pacarku kalah gede sama punyamu” kata Alin. Aku tak menjawab obrolan Alin, aku terus saja memompa kontolku maju mundur ke memeknya sambil meremas toketnya.
“Ooooohhh…yeeessss….” desah Alin ketika sodokanku mulai agak kupercepat. Alin pun tak hanya diam dia mengimbangi permainanku dengan menggoyangkan pantatnya. Gerakan kami semakin tak beraturan dan liar. Kami berdua benar-benar menikmati permainan sex kami. Kami berdua juga melakukan banyak gaya.

“Aaaahhh….Dewa…genjot terus aku mau keluaaaar….” pintanya dengan nada penuh gairah. Akupun lalu menuruti permintaanya, kupercepat sodokanku dengan semangatnya dan akhirnya,

“Aaaaaaaahhhhh……” teriak Alin pertanda dia telah meraih klimaksnya. Aku merasakan cairan kewanitaan keluar membasahi kontolku. Kudiamkan sejenak, sambil kuciumi putingnya. Karena aku belum merasakan orgasme maka aku menggenjot lagi memeknya. Alin pun kembali mengimbangi permainanku, dia memaju mundurkan memeknya yang memebuatku ingin memutahkan spermaku.

“Sayang mau dikeluarin dimana?” tanyaku sambil terus menggenjot memeknya. Tapi Alin tak menjawab pertanyaanku, mungkin dia sedang keenakan merasakan genjotanku.

“Aaaahhh….Aliiiinnnn…akuuuu crooooootttt….” Seluruh spermaku tumpah ke dalam memeknya. Kupeluk Alin dengan erat dengan batang kontolku yang masih menancap di dalam memeknya. Aku terbaring lemas dipelukan Alin.

Kami berdua diam sesaat hingga akhirnya kucabut batang kontolku yang mulai lemas dari dalam memeknya. Kami berdua saling bertatap mata, dan tiba-tiba Alin mengatakan sesuatu hal padaku,
“Kalau sampai aku hamil kamu harus bertanggung jawab, awas kalau kabur” ancamnya.

“Iya jangan kuatir sayang, lagian aku dari dulu juga sudah jatuh cinta padamu tapi aku gak berani ngomong takutnya kamu menolaknya dan tetap mengagapku sebagai sahabatmu” jawabku sembari mengelus rambutnya.

Setelah selesai ngobrol lalu kami berdua tertidur dengan keadaan masih telanjang. Dan setelah kejadian itu kami berdua sering melakukan hubungan sex jika ada kesempatan.

CERITA SEX SAHABATKU PEMUASKU

Zona18 - Suara deru mesin mobil terdengar dari garasi, suaranya yang besar perlahan-lahan mengecil hingga hilang di kejauhan. Aku segara bergegas turun dari lantai atas, perlahan menuruni tangga. Perasaanku benar-benar tak karuan, ada rasa senang bercampur gugup dan entah apa lagi, semuanya tertumpah menjadi satu.

Di lantai bawah suasana sudah sepi, anak-anak kecil yang tadinya menonton TV kini tertidur pulas dikamarnya, jam menunjukkan pukul 23.30 pm yang artinya tak ada lagi aktifitas dirumah. Aku berdiri di depan kamar yang pintunya sedikit terbuka, di dalam terlihat seorang wanita yang baru saja menidurkan anaknya yang masih berusia 18 bulan. Namanya Wulan.
Perlahan-lahan aku memasuki kamar tersebut, aku tak tahu apakah kedatanganku disadari olehnya atau tidak, akal sehatku kini hilang entah kemana. Setelah menutup pintu kamar aku langsung duduk di tempat tidur tepat dibelakang Wulan, Kurangkulkan BANDARQ ONLINE kedua tanganku di tubuh Wulan. Bau wangi tercium dari rambut sebahu yang sepertinya baru selesai keramas. Aku langsung mengecup lembut pundaknya bagian belakang.

“Ehhmmm…aahhh…” desahan mulai terdengar saat lidah dan bibirku mulai bermain di sekitar leher bagian belakang.

Tak berapa lama Wulan melepas lingkaran tanganku di pinggangnya, lalu dia berbalik arah menatapku yang telah diselimuti oleh nafsu. Bibir tipisnya langsung kucium sambil tangan kiriku bermain di toketnya yang masih di balut daster tanpa BH. Kedua tanganku kini memeluk tubuhnya sambil bibirku terus mencium bibir, leher dan pudaknya secara bergantian.

Kutarik tubuh Wulan dan kubaringkan dia diatas karpet tebal. Aku mulai menindih tubuhnya, kuciumi setiap jengkal leher dan bibirnya SAKONG ONLINE bergantian, kini dia ikut membalas ciumanku, kadang lidah kami saling beradu, sesekali kuhisap dan kugigit bibirnya dengan lembut. Kami berdua telah dipenuhi oleh nafsu.

Aku beranjak dan melepas pakaian satu persatu hingga tak ada lagi sehelai benang pun yang menempel di tubuh ini, kulihat Wulan masih terbaring pasrah diatas karpet itu, dia yang sedari tadi memandang tubuhku cepat-cepat memalingkan wajahnya kearah lain seakan baru pertama kali melihatku telanjang.

Sambil bersimpuh di kakinya kusibakkan dasternya keatas, dia mengangkat tubuhnya hingga daster yang dia gunakan dengan mudah naik keatas. Kini tinggal CD tipisnya yang tersisa, kulepas CD itu perlahan melewati paha hingga betis indahnya, tangannya cepat-cepat menutupi memeknya sendiri seakan tak ingin aku mencuri pandangan meski sedetikpun.

Aku pun kembali melanjutkan cumbuanku di leher dan sebagian dadanya, saat aku hendak menghisap kedua putingnya dia mencoba menolak, kutatap matanya dan dia hanya menggeleng memberi isyarat jangan, aku pun mengerti dan akhirnya hanya mencium area disekitar putingnya. Karena tak banyak yang bisa kulakukan di toketnya, ciumanku pun turun ke memeknya dan langsung memainkan lidahku di memeknya yang sudah mulai basah CAPSA SUSUN itu, jilatan demi jilatan berubah menjadi hisapan di klitorisnya, Wulan hanya bisa mendesah kecil sambil menggigit bibir bawahnya mencoba untuk tidak menggangu tidur sang buah hati.

Permainanku membuatnya sering mendesah, aku pun lalu bangkit untuk segera memberinya menu utama, kupandu kontolku masuk ke lubang memeknya namun tiba-tiba dia menutupi memeknya dengan tangan, aku yang kebingungan memadangnya dengan kekecewaan, Wulan menggelengkan kepala isyarat menolakku, namun kemudian dia pun tersenyum berhasil mempermainkan ku.

Karena kesal aku pun berniat membalasnya, kujejali kepala kontolku di bibir memeknya cukup lama tanpa memasukkannya, membuat dia makin bergairah sekaligus tersiksa, aku hanya tersenyum menatap wajahnya yang menahan nafsu. Tak tega melihatnya aku langsung memandu batang kontolku untuk masuk ke dalam lubang memeknya,

“Aaahhh…sssthh…aahhh…” Wulan kembali mendesah pelan melepaskan nafsu yang sedari tadi tertahan.

Kugenjotkan batang kontolku dalam tempo sedang, aku ingin Wulan benar-benar menikmati setiap inci kontolku yang menerjang ADUQ ONLINE memeknya. Lambat laun tempo permainanku semakin cepat membuat memeknya makin basah oleh lendir kewanitaan. Kuciumi bibir Wulan tanpa melepas Kontolku di memeknya, dia begitu bersemangat merespon setiap ciumanku, tangannya melingkar dileherku seakan tak ingin melepas kenikmatan dari pria yang usianya 5 tahun lebih muda.

Hampir 10 menit aku menggenjot memeknya kurasakan memeknya mulai berdenyut dan akan segera meraih orgasme, aku pun semakin mempercepat laju kontolku, namun tak berapa lama tangisan bayi terdengar dari atas bed membuyarkan konsentrasiku, dengan terpaksa aku menghentikan permainan. Aku bangkit bersamaan dengan Wulan yang beranjak naik keatas bed dengan raut wajah sedikit kecewa, di pinggiran bed dia duduk dengan tubuh masih telanjang, aku pun ikut duduk di belakangnya.

“Cup..cup..cup bobok lagi ya” katanya sambil mengeloni buah hatinya itu dengan penuh kasih sayang.
Aku hanya bisa memeluknya dan berharap bayi itu kembali tidur, kucium pundaknya seakan memberinya peringatan jika permainan belum usai.
Sambil membelai buah hatinya, tangan kiri Wulan mengelus selangkanganku dan batang kontolku agar tetap tegang. Setelah bayinya tertidur, kutarik tubuhnya kembali ke lantai, tak mau berlama-lama langsung kujejali memeknya BANDAR DOMINOKIU dengan batang kontolku “Bleeesss…”, aku kembali menggenjot memeknya, menyalakan kembali gairah yang sempat padam, untung saja kontolku masih lumayan tegang.

Kutekan sedalam-dalamnya kontolku dalan memeknya membuat mata Wulan terpejam dan menggigit bibir bawahnya, kuletakkan betis kirinya diatas pundakku hingga tak ada lagi sedikitpun jarak diantara kami berdua. Ditengah kenikmatan yang dia rasakan sesekali Wulan melirik kearah bed, mungkin saja bayinya terbangun lagi, kuacungkan jempol padanya sebagai tanda bayinya aman-aman saja.

Kugenjot memeknya dengan tempo yang semakin cepat, kulakukan berulang kali membuat tubuhnya sedikit terguncang oleh kenikmatan, kadang tubuhnya melengkung keatas merasakan nikmatnya hujaman demi hujaman daro batang kontolku POKER ONLINE yang Wulan akui lebih panjang dari punya suaminya, kucium betis indahnya yang menggantung di pundak ku.

Kuraih kedua tangannya kugenggam dan kembali kutindih tubuh ibu muda yang telah beberapa kali orgasme ini, kukecup lembut keningnya,

“I love you sayanggg…”

“Love you too…” balas Wulan.

Kata cinta itu seakan mendorong kaontolku maju mudur semakin cepat, desahan demi desahan pun tak lagi tertahankan keluar dari mulut Wulan, yang ada dalam benakku dan Wulan hanya satu yaitu puncak kenikmatan,

“Aaaarghhh..ehhmmm..aaahhhhhhhhhhh..” Wulan mendesah panjang.

Wulan kembali orgasme, entah sudah berapa kali dia orgasme namun kali seakan menjadi orgasmenya yang terakhir, kurasakan cairan hangat membanjiri liang kewanitaan bersamaan peluh keluar d itubuhnya. Aku yang juga akan segera orgasme pun berusaha mengalah dan memberinya waktu menikmati semua nafsu kewanitaannya.

Batang kontolku yang masih tegang di dalam lubang memeknya membuatnya sadar kalau aku belum menuntaskan hajat birahiku.

“Ayo yank keluarkan sekarang ya…” kata Wulan sambil membelai rambutku.

Tak mau membuang waktu aku langsung memompa kontolku cepat-cepat,,

“Aaaahhhh…ahhhh…ahhh…” jeritnya. Wulan terus menjilati putingku. Aku berusaha menuntaskan hajat terakhir, tak berapa lama kemudian semua energi yang kumiliki seakan mengalir kesatu tempat.

Dan setelah beberapa kali sodokan aku pun orgasme, kucabut kontolku dan kubiarkan air maniku keluar di bibir memek Wulan yang telah BANDAR POKER cukup basah oleh cairannya. Kupeluk tubuhnya, kucium bibir dan keningnya dengan penuh kasih sayang, seakan tak peduli cairan kemaluan kami belepotan disana-sini.

Setelah puas melepas semua kenikmatan yang entah kapan bisa diulang lagi, aku membersihkan diri dan berbenah di kamar mandi, sebelum aku keluar kamar, kutawarkan untuk membersihkan tubuh Wulan namun dia menolak, sebelum kututup pintu kamar aku masih sempat memandanginya yang masih berbaring dengan tubuh yang masih telanjang juga, kemudian Wulan memandangku sambil tersenyum puas.

NIKMAT DARI SEORANG IBU MUDA

Zona18 - Nama gue Edo, sekolah di salah satu SMA favorit dikota S. setiap hari rabu dan jum’at gue ada kegiatan les privat di rumah guru fisika gue. guru gue ini adalah primadona bagi kaum laki-laki disekolah, umurnya 25 tahun, cantik, seksi, dan sudah bersuami, namanya Risma.

di hari rabu adalah hari libur dan bu Risma memutuskan untuk mengubah jam les yang semula sore ke jam pagi, gue berangkat jam 8 dan 1 jam kemudian sampai dirumahnya gue dan langsung ketuk pintu rumahnya dan beberapa saat pintu terbuka.

yang membuka pintu adalah bu Risma, betapa kagetnya gue, bu Risma cantik dan sexy banget pagi ini. dia memakai daster tipis.rumahnya tampak sepi, mungkin karena suaminya lagi kerja, karena yang gue tau suami bu Risma bekerja diperusahaan swasta, jadi tidak libur.
sampai didalam kami langsung memulai pelajaran. sepanjang pelajaran gue hanya terpaku pada bu Risma yang cantik banget hari ini, gue perhatikan tubuhnya dari bawah sampai atas. yang menarikk perhatiangue selama pelajaran adalah toket-nya yang lumayan besar,

karena kerah daster bagian atasnya yang agak longgar, jadi BANDARQ ONLINE keliatan nenen-nya ketika sedang menjelaskan sambil menunduk. kalau gue taksir kira-kira berukuran 36B. tak sadar ternyata guru gue menyadari apa yang gue lakukan, gue memperhatikan nenen-nya.

“hayoooo… lagi lihatin apa?” ucap bu Risma.
“a..a…anu bu” hanya itu yng guejawab dengan gugup.
“lihatin ini ya?” sambil megang kedua nenen-nya.

dengan malu gue jawab

“iya bu, ibu Risma seksi banget hari ini”.

tiba-tiba bu Risma berkata

“kamu mau lihat punya ibu ini?”. dengan cepat gue jawab
“iya bu, mau banget”. langsung dia buka dasternya dan dia sudah telanjang dan hanya memakai CD.

gue hanya terpaku dengan apa yang gue lihat bu Risma seksi banget.

“hey… kok bengong, sini?” tanya bu Risma.

langsung gue menghampirinyadan duduk SAKONG ONLINE disebelahnya. bu Risma memegang tangan gue dan meletakkan di nenen-nya.

“remas-remas ya, hari ini kamu yang ngasih pelajaran buat ibu” ucap bu Risma.
“oke bu, hari ini ibu akan puas banget” jawab gue.

Gue langsung remas-remas nenen-nya, gue jilati putingnya. buRisma hanya mendesah kenikmatan

“ah… uhh… teruskan”. gue cumbu bibir merahnya, bu Risma membalas dengan sangat bersemangat.

sambil gue masukin tangan gue ke dalam CD-nya, gue masukkan jari tengah gue kedalam vaginanya, terasa basah sekali vaginanya. gue cabut CD-nya dan langsung gue jilati vaginanya yang merah merekah. gue jilati klitorisnya. 5 menit gue jilati CAPSA SUSUN vaginanya tapi dia masih belum orgasme juga. tampaknya bu Risma kuat banget. terus gue jilati vaginanya sampai dia meminta untuk cepat dimasukkan.

“aaah…. ma…sukkaaan seekarang”. mendengar hal itu gue langsung copot baju gue semua sampai telanjang bulat, sekarang kami berdua sama-sama telanjang.
bu Risma tampaknya kaget ketika melihatukuran kontol gue yang besar. ukuran kotol gue kora-kira panjang 19cm dan berdiameter 4cm.Gue langsung mengambil posisi didepan vaginanya, gue masukin kontol gue dengan perlahan ke vaginanya sa,pai masuk kepala kontol gue saja, tiba-tiba langsung gue masukin semua.

“aahhh…” erangan bu Risma sangat keras.

untung rumahnya agak jauh dari rumah tentangga sekitar. gue diaminkontol gue di situ sebentar. sementara itu gue cumbu bibir seksinya itu

“ibu siap?” tanya gue.
“iya, puasin ibu hari ini ya” jawab dia.

langsung gue genjot vaginanya smbil gue remas-remas nenen besar-nya. bu Risma hanya merem melek sambil menggigit bibir bawahnya. tampaknya ADUQ ONLINE dia sangat menikmatinya. gue genjot dengan tempo cepat. gue genjot vagina bu Risma dengan posisi itu selama 10 menit.

“Do.. ibu mau nyampek nih” ucap bu Risma.

langsung gue percepat genjotan gue dan

“seerrrrrr..” bu Risma orgasme yang pertama, sangat hangat divaginanya. gue beri dia waktu untuk istirahat sejenak.
“gimana bu? mau lanjut?” tanya gue.
“iya.. ibu belum puas” jawab dia.

10 menit istirahat setelah itu kami lajutkan percintaan ini.

“sekarang ibu gantian yang diatas ya” pinta gue.
“ok, sekarang ibu yang akan beraksi” jawab dia.

gue langsung telentang dilantai dan bu Risma mulai naik diatas tubuh gue. dia pegang kontol gue dan langsung memasukkanya kedalam vaginanya itu. bu Risma langsung beraksi, dia naik turunkan pantatnya. sekarang dia terlihat sangat seksi, gue pegang nenen-nya dan gue remas-remas nenen-nya itu,

terkadang bu Risma mecumbu bibir gue. kali ini durasi permainan kami agak lama, yaitu 20 menit kami diposisi itu tiba-tiba bu Risma orgasme yang kedua. padahal gue masih belum orgasme sma sekali langsung minta dia buat bungging.

“sekarang ibu nungging ya” ucap gue.
“luar biasa, guruku ini sangat sexy” ucap gue dalam hati ketika melihat tubuhnya dari belakang.

dari belakang, jelas terlihat vaginanya yang merah merekah BANDAR DOMINOKIU dan bekas cairan cintanya sendiri. gue langsung masukin kontol gue dari belakang dan langsung gue genjot vaginanya sambil meremas-remas nenen-nya dari belakang. gue genjot dia dengan cepat.

“yeehhh.. cepat sayang.. lebih cepat lagi…” gue genjot guruku yang sexy ini dengan semangat 45.

40 menit kami bermain diposisi tersebut, sementara bu Risma sudah orgasme sebanyak 3 kali selama 45 menit itu. tiba-tiba ada yang mendesak keluar dari kontol gue.

“Do.. ibu mau keluar lagi..”ucap bu Risma.
“tunggu bu…. Edo juga mau keluar, kita barengan” jawab gue… gue genjot lebih cepat lagi dan

“seeerrrrrr” kami orgasme bersamaan… gue semburin semua sperma gue kedalam vaginanya. sete;ah keluar semua, gue cabut kontol gue. gue lihat ada POKER ONLINE sperma yang mengalir dari vaginanya karena banyaknya sperma yang gue semburin.

tak terasa kami bercinta selama 2 jam. kami istirahat. kami berbincang-bincang, ternyata menurut bu Risma, suaminya tidak bisa memuaskannya seperti saat bermain bersama gue. gue senang sekali mendengarnya.

“saya bisa memuaskan ibu kapan aja asal ibu mau” ucap gue..
“benar…? waah… terima kasih ya?” jawab bu Risma sambil memeluk guesetelah istirahat selam 1 jam kami bermain lagi.

kali ini kami bermain dikamar bu Risma sendiri. kami bermain selama 3 jam dan selama itu bu Risma sudah orgasme sebanyak5 kali dan gue sebanyak 3 kali. kami sangat menikmati permainan itu. terasa lelah kami berdua tertidu dikamar itu.

jam 3 sore saya pamit pulang karena 1 jam lagi suaminya akan pulang.sejak saat itu kami sering bercinta lagi, entah itu dirumahnya saat tidak ada suaminya, disekolah saat semua siswa dan guru pulang, atau kami menyewa hotel untuk sekedar bercinta.

terkadang bu Risma yang meminta duluan. dan terkadang gue juga yang minta duluan. tiba-tiba 2 bulan kemudian bu Risma memberitahu gue kalau dia sedang hamil anak gue. gue kaget bagaimana kalau ketahuan orang lain kalau itu anak gue.
“tenang saja, ibu bilang pada suami ibu kalau ini anaknya, karena setelah bercinta denganmu, malam harinya ibu juga bercinta dengan suami ibu untuk menghilangkan kecurigaan” jawab bu Risma.. tampaknya bu Risma tahu kalaudia akan hamil, makanya dia bercinta dengan suaminya setelah dengan gue.

gue mulai tenang sekarang.Selama 4 bulan sejak dia hamil, kami tidak lagi bercinta karena takut mengganggu jabang bayinya. barulah ketika BANDAR POKER menginjak bulan kelima kami melakukannya lagi, hal ini juga berguna untuk membantu kelancaran persalinannya nanti.

pada kehamilannya kami lebih sering bercinta karena gue sangat menyukai bercinta dengan wanita hamil, gue sering minta jatah ke bu Risma. terkadang bu Risma yang meminta, dia bilang untuk ngidamnya.Setelah kelahiran anaknya kami masih sering melakukannya.

selama 2 tahun kami melakukannya sampai dia pindah keluar kota. gue senang sekali selama 2 tahun ada wanita yang rela untuk menjadi pelampiasan nafsu gue.

KEPERGOK LAGI MEMPERHATIKAN NENEN GURUKU YANG SEKSI

26 Sep 2017
0 Comments
Zona18 - Aku punya pacar namanya Cynthia. Terus terang saja, seumur hidup aku belum pernah ketemu wanita yang lebih cantik daripada Cynthia. Semua orang yang kenal dia mengakui kalau dia itu yang paling cantik, pokoknya kecantikannya absolut.

Selama pacaran aku dengan Cynthia sudah peluk-pelukan, cium-ciuman baik pipi maupun bibir, nonton, ke pesta, semua sudah kecuali satu, aku belum pernah melihat kemaluannya. Terus terang seumur hidup (waktu itu lho) aku belum pernah melihat kemaluan cewek itu seperti gimana, gambar sama film porno tidak pernah aku lihat, apalagi yang aslinya.

Suatu kali Cynthia merayakan ulang tahunnya sama teman-temannya di villanya yang mewah di Puncak, tentu saja Aku diundang. Dengar punya dengar, ternyata Cynthia ini ditaksir sama laki-laki sekelasnya. Sialan nih anak, pikirku, apa dia nggak kasih pengumuman kalau aku ini pacarnya? sudah gitu dia itu ngenalin aku ke teman-temennya sebagai “kakak”-nya.
Aku omongin hal ini ke Cynthia saat di pesta itu juga, tentu saja pas lagi berdua di kamar ganti pakaian, Cynthia merasa bersalah tapi eh…, rupanya dia sudah punya rencana untuk memproklamasikan kalau aku itu pacarnya, sekaligus BANDARQ ONLINE bikin cemburu teman-teman sekelasnya he.., he.., he…, ada-ada juga nih cewek.

Ketika aku temui di kamar ganti dia memakai pakaian mirip piyama. Aku belum sempat tanya-tanya Cynthia menyuruhku memakai pakaian yang serupa, tentunya versi laki-laki sambil memesan kalau di balik pakaian itu jangan pakai apa-apa lagi (jangan pakai pakaian dalam), katanya dalam rangka “proklamasi” percintaan kita ke anak-anak…, hehehe..

Aku buru-buru pakai “piyama” (sebut saja demikian yah…, soalnya nggak tahu namanya) itu tanpa tanya-tanya lagi dan segera menghampiri Cynthia yang sudah siap di depan lilin dengan semua anak lain pada acara tiup lilin. Aku berdiri di belakangnya, Cynthia mengalungi kedua tanganku ke dadanya…, ya ampun…, rupanya dia tidak memakai pakaian dalam juga, pikirku. Pelan-pelan aku ereksi sudah nggak tahu Cynthianya merasakan nggak, habis begitu dia tiup lilin, pada tepuk tangan, singkat cerita, dia memberi “sambutan singkat”.

“Sambutan”-nya itu antara lain Cynthia mengucapkan terima kasih ke teman-teman yang sudah memberi perhatian kepadanya, tapi pada akhirnya dia memilihku (Andri) sebagai kekasihnya. Wow…, ereksi berat deh aku… tapi jangan SAKONG ONLINE khawatir, katanya, buat teman-teman yang sudah memberi perhatian, Cynthia punya “sesuatu yang lain” buat mereka.
Habis itu dia mengundang tiga teman laki-laki sama tiga teman wanitanya ini kebetulan saja tiga sama tiga. Aku diberi tahu bahwa tiga teman prianya itu adalah yang sudah terang-terangan “menyatakan cinta” kepadanya, dan tiga teman cewek itu adalah sohib-sohib terbaiknya. Sebenarnya banyak juga sih teman-teman yang lain yang suka kepadanya, cuma mereka tidak berani atau belum menyatakan.

Cynthia mengajak aku dan enam temannya itu ke kamar tidur, menutup pintu dan dia mengajak aku berbaring di sana, di depan keenam CAPSA SUSUN temannya itu. Aku dasar orangnya “to the point” tidak banyak tanya atau protes, Aku disuruh memeluk dan mencium bibirnya, ya aku ikuti saja permintannya.

Cynthia si pacar binal merapatkan badannya ke tubuhku sambil “Ehh… Ehh… Ehh…”, teman-teman ceweknya mukanya sudah pada merah cekikikan semua…, terus tangannya membimbing tanganku masuk ke “piyama”-nya, membelai-belai dadanya…, turun…, turun…, melepaskan tali “piyama”-nya…, turun lagi…, astaga…, dia menarik tanganku…, mendekap kemaluannya…

Aku langsung kena tegangan tinggi deh waktu itu, piyamanya sudah seperempat terbuka, tanganku sudah di dalam. Aku peluk tubuhnya, cium pipinya, antara sadar dan tidak sadar aku teriak, “Cynthia…, Aku pengin lihat kemaluanmu…, Biarkan aku melihat alat kelaminmu…!!”.

Cynthia buru-buru “menutup” lagi piyamanya, meninggalkan tanganku di dalam, “terkunci” oleh kedua tangannya. Kulihat teman-teman prianya pada melotot semua mulutnya kebuka, demikian pula teman-teman ceweknya, mukanya pada merah pada ketawa cekikikan malu.

Kaki Cynthia si pacar binal digerak-gerakan ke depan, dibimbingnya tanganku mendekap dan menggosok-nggosok kemaluannya lagi yang sudah basah, kaki dan ADUQ ONLINE badannya menggelinjang ke sana ke mari keenakan. Semakin aku berusaha membuka piayamanya semakin dia “mengunci”-nya rapat-rapat.

Akhirnya tanganku berhasil “melepaskan diri” dari tangannya…, tapi masih di dalam, aku berusaha kuat membuka piyamanya, kalau perlu sampai robek, sampai akhirnya dia “kalah” dan kebuka deh tubuh kewanitaannya lengkap dengan buah dadanya yang ranum itu dan tentu saja… kemaluannya!!!

Teman-temannya pada teriak semua…, aduh…, baru sekali itu sudah aku melihat tubuh wanita lengkap dengan alat kelaminnya…, Cynthia menggelepar di sana…, “ditangkap”-nya badanku, dilepasnya tali piyamaku, dimasukkannya tangannya ke dalam piyamaku dan…, di kocok-kocoknya alat kelaminku (dia sudah “mengerti”).

“Aduhh…, Enak banget…” pikirku. Teman-temannya pada ketawa semua, akhirnya di keluarkannya alat kelaminku…, teman-teman ceweknya pada teriak semua dan tertawa terpingkal-pingkal…, sedangkan teman-teman prianya semakin melotot, membuka mulutnya lebar-lebar dan menahan nafas, seolah tidak percaya pada apa yang mereka lihat.

Digosok-gosokkannya kepala alat kelaminku ke permukaan alat kelaminnya…, dibukanya piyamaku dan dipeluknya aku…, aduhh…, Aku BANDAR DOMINOKIU tidak tahan lagi deh…, antara sadar dan tidak sadar Aku teriak lagi, “Cynthia…, Aku pengin bersetubuh denganmu…”. Dikuncinya bibirku rapat-rapat oleh bibirnya, dia melumat-lumat mulutku, aku berontak sebentar buat teriak lagi,

“Cynthia…, Biarkan aku menyetubuhimu…”.

Cynthia si pacar binal  memasukkan batang kelaminku ke dalam alat kelaminnya. “Astaga! mereka bersenggama!” teriak salah seorang temannya. Aku sudah di antara dua dunia gitu tidak peduli lagi birahiku menjadi-jadi, bibirku terus dilumat-lumat, badan dan kakinya menggelepar-gelepar kenikmatan,

demikian pula dengan kaki dan badanku antara sadar dan tidak sadar aku merasakan seluruh batang kemaluanku sudah terbenam ke dalam POKER ONLINE tubuhnya. Tubuh Cynthia si pacar binal  terus mendekap tubuhku meminta lebih dalam lagi seperti anak singa yang sedang kelaparan meronta-ronta terus menyatukan tubuh kami berdua.

Akhirnya aku sudah tidak dapat menahan lebih lama lagi, aku teriak, “Cynthia…, biarkan aku menyemburkan air maniku ke dalam tubuhmu…” belum sempat dia menjawab, akhirnya…, creett…, creett…, creett… tersemburlah semua air maniku ke dalam tubuhnya…

Aduh nikmat sekali…, teman-temannya tertawa terpingkal-pingkal…, aduh nikmat…, akhirnya lemaslah tubuhku dan tubuhnya… sebentar kemudian pelan-pelan kucabut kelaminku yang melemas…, air maniku mengalir keluar tubuhnya bersama dengan air wanita dan darah keperawanannya…, nikmat sekali.
Lama kemudian kami bisa mengatur nafas lagi seperti tidak peduli akan sekeliling kami dia mengajakku ke kamar mandi untuk “”taking shower” membersihkan tubuh kami dari sisa-sisa sperma, air wanita dan darah keperawanannya.

Cynthia si pacar binal menghubungi pembantunya lewat interkom untuk mengganti sprei tempat tidur yang basah, setelah bersih kami berdua keluar dengan “piyama” yang baru. Keenam temannya itu satu persatu meninggalkan ruangan, sisanya BANDAR POKER entah tahu atau tidak apa yang terjadi aku tidak terlalu peduli dan kamipun tidur pulas berpelukan dalam kenikmatan capai dan lemas.

Akhirnya teman-temannya pamit pulang pada “ketua panitia” yang menyusun acara itu dan kami tertidur sampai sore dan akhirnya kami berdua pun pulang kembali ke Jakarta.

PACARKU YANG BINAL INGIN ML SAMBIL DITONTON OLEH TEMAN-TEMANNYA

Zona18 - Aku kuliah di sebuah PTS di Bandung sebuah kota metropolis yang gemerlap, yang identik dengan kehidupan malamnya. Di tengah kuliahku yang padat dan sibuk, aku mempunyai suatu pengalaman yang tak akan kulupakan pada waktu aku masih semester satu dan masih berdampak sampai sekarang.

Latar belakangku adalah dari keluarga baik-baik, kami tinggal di sebuah perumahan di Bandung. Sebagai mahasiswa baru aku termasuk aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan, kebetulan aku menyukai kegiatan outdoor ataupun alam bebas.

Aku memang mewarisi bakat ayahku yang merupakan seorang pemburu yang handal, hal inilah yang membuat darah petualangku menggelora. Memasuki pertengahan semester aku mulai kenal dan akrab dengan seorang cewek, sebut saja namanya Ema.
Aku tertarik padanya karena ia orangnya juga menyukai kegiatan alam bebas, berburu misalnya. Awalnya sih aku agak heran juga kenapa cewek cantik seperti dia suka “mengokang” senapan yang notabene berat dan kemudian menguliti binatang hasil buruannya dengan beringas.

Hemmm… kegaranganya bak macan betina inilah yang aku sukai, aku suka melihat buah dadanya yang menantang dibalut baju pemburu yang ketat dan kebiasaannya menggigit bibir bawahnya ketika mengokang senapan. Bibir merah yang seksi itu sering mengundang BANDARQ ONLINE gairahku. Karena ada kecocokan, kami akhirnya jadian juga dan resmi pacaran tepatnya pada waktu akhir semester pertama.

Kami berdua termasuk pasangan yang serasi, apa mau dikata lagi tubuhku yang tinggi tegap dapat mengimbangi parasnya yang langsing dan padat. Pacaran kami pada awalnya normal-normal saja, yahhh.. sebatas ciuman saja biasa kan? Dan aku melihat bahwa Ema itu orangnya blak-blakan kok. Semuanya berubah setelah pengalamanku di sebuah panti pijat.

Hari itu Minggu aku masih ingat betul hari itu, aku dan ayahku berburu di sebuah gunung di daerah Jatiluhur tentu saja setelah berburu seharian SAKONG ONLINE badan terasa capai dan lemah. Malamnya aku memutuskan untuk mencari sebuah panti pijat plus di Bandung, dengan mengendarai Land Rover-ku aku mulai menyusuri kota Bandung.

Dan akhirnya tempat itu kutemukan juga, aku masuk dan langsung menemui seorang gadis di meja depan dan aku dipersilakan duduk dulu. Tak lama kemudian muncullah seorang gadis yang berpakaian layaknya baby sitter dengan warna putih ketat dan rok setinggi lutut.

Wuahh… cantik juga dia, dan pasti juga merangsang libidoku. Dengan ramah ia mempersilakan aku masuk ke ruang pijat, ruangan selebar 4×4 dengan satu ranjang dan sebuah kipas angin menggantung di atasnya. “Bajunya dibuka dulu ya Bang…” katanya dengan tersenyum manis, “OK lahh..” sambutku dengan semangat.

“Tapi kipasnya jangan dinyalain yah, dingin nih..” dia pun mengangguk tanda paham akan keinginanku. Kubuka sweaterku dan aku pun berbaring, aku memang sengaja tidak memakai t-shirt malam itu. “Celananya sekalian dong Bang,” katanya. “Emmm.. Lo yang bukain deh, males nih..” dia pun tersenyum dan agaknya memahami juga hasratku.

“Ahh.. kamu manja deh,” katanya, dengan cekatan tangannya yang mulus dan lentik itu pun mencopot sabuk di pinggangku kemudian melucuti celanaku. Wah dia kelihatannya agak nafsu juga melihat tubuhku ketika hanya ber-CD, terlihat “adik”-ku manis tersembul dengan gagahnya di dalam sarangnya.

“Eh.. ini dicopot sekalian ya? biar enak nanti mijitnya!” “Wahhh… itu nanti aja deh, nanti malah berdiri lagi,” kataku setengah bercanda. Lagi-lagi CAPSA SUSUN ia menyunggingkan senyum manisnya yang menawan. Kemudian aku tengkurap, ia mulai memijitku dari punggung atas ke bawah. “Wah.. pijitanmu enak ya?” pujiku.

“Nanti kamu akan merasakan yang lebih enak lagi,” jawabnya. “Oooh jadi servis plus nih?” tanyaku. “Mmm… buatmu aku senang melakukannya,” pijatannya semakin ke bawah dan sekarang tangannya sedang menari di pinggangku, wah geli juga nih, dan kemaluanku pun mulai “bereaksi kimia”.

“Eh.. balikkan badan dong!” pintanya. “Ok.. ok..” Aku langsung saja berbaring. Tentu saja batanganku yang ereksi berat terlihat semakin menggunung. “Wahh.. belum-belum saja sudah ngaceng yaa..” godanya sambil tangannya memegang kemaluanku dengan jarinya seakan mengukur besarnya.

“Habisnya kamu merangsang sihh..” kataku. “Nah kalo begitu sekarang waktunya dicopot yah? biar enak itu punyamu, kan sakit kalau begitu,” pintanya. “OK, copot aja sendiri,” aku memang udah nggak tahan lagi, abis udah ereksi penuh sih.

Dengan bersemangat gadis itu memelorotkan CD-ku, tentu saja kemaluanku yang sudah berdiri tegak dan keras mengacung tepat di mukanya. “Ck.. ck.. ckk.. besar amat punyamu, berapa  kali ini kamu latih tiap hari,” katanya ADUQ ONLINE sembari tertawa. “Ah… emangnya aku suka ‘lojon’ apa…” jawabku.

Ia menyentuh kepala kemaluanku dengan penuh nafsu, dan mengelusnya. Tentu saja aku kaget dan keenakan, habis baru pertama kali sih. “Ahhh.. mau kau apakan adikku?” tanyaku. “Tenanglah belum waktunya,” ia mengelusnya dengan lembut dan merabai juga kantong zakarku.
“Wah.. hh.. jangan berhenti dulu, aku mau keluar nih,” sergahku. “Haha.. baru digitukan aja udah mau keluar, payah kamu,” ledeknya. “Entar lagi lah, pijitin BANDAR DOMINOKIU dulu badanku,” kataku. “OK lah…” Ia mulai mengambil minyak pijat dan memijat tangan dan dadaku.

Wahhh ia naik dan duduk di perutku. Sialan! belahan dadanya yang putih mulus pun kelihatan, aku pun terbelalak memandangnya. “Sialan! montok bener tetekmu,” dan tanganku pun mulai gerilya meraba dan memeganginya, ia pun mengerjap, pijatannya pun otomatis terhenti.

Setelah agak lama aku merabai gunungnya ia pun turun dari perutku, ia perlahan membuka kancing bajunya sampai turun ke bawah, sambil menatapku dengan penuh nafsu. Ia sengaja mempermainkan perasaanku dengan agak perlahan membuka bajunya.

“Cepatlahh.. ke sini, kasihan nih adikku udah menunggu lama…” aku sambil mengocok sendiri kemaluanku, habis nggak tahan sih. “Eits… jangan!” ia memegang tanganku. “Ini bagianku,” katanya sambil menuding adikku yang seakan mau meledak. Tak lama ia kemudian mengambil minyak pijat dan mengoleskan ke kemaluanku.

“Ehmm… ahhh…” aku pun menggelinjang, namun ia tak peduli, malah tangannya semakin cekatan memainkan kemaluanku. “Augghh… aku nggak tahan nihhh…” Kemudian ia mulai menghisapnya seraya tangannya mengelus buah zakarku.

“Aduhhh… arghh.. aku mau keluar nihhh!” Kemudian kemaluanku berdenyut dengan keras dan akhirnya “Croottt…” maniku memancar dengan derasnya, ia terus mengocoknya seakan maniku seakan dihabiskan oleh kocokannya. “Aahhh…” aku melenguh panjang, badanku semua mengejang. Ia kelihatanya suka cairanku, ia menjilatinya sampai bersih, aku pun lemas.

“Gimana… enak kan? tapi kamu payah deh baru digituin dikit aja udah ‘KO’,” godanya. “Habbiss kamu gitukan sih, siapa tahannn…” Ia memakluminya POKER ONLINE dan agaknya tahu kalau aku baru pertama kalinya. “Tuh kan lemes, punyamu mengkerut lagi,” sambil ia memainkan kemaluanku yang sudah nggak berdaya lagi.

“Entar ya, nanti kukerasin lagi,” katanya. “Hufff… OK lah,” kataku pasrah. Dengan masih menggunakan bra dan CD ia mulai memijatku lagi. Kali ini ia memijat pahaku dan terkadang ia menjilati kemaluanku yang sudah lemas. “Ihhh… lucu ya kalau sudah lemes, kecil!” ia mengejekku.

Aku yang merasa di-”KO”-nya diam saja. Sembari ia memijat pahaku, dadanya yang montok kadang juga menggesek kakiku, wahhh kenyal sekali! “Kenapa liat-liat, napsu ya ama punyaku?” katanya. “Wahhh, bisa-bisa adikku terusik lagi nih,” jawabku.

Aku sambil mengelus dan mengocok sendiri kemaluanku sembari melihat geliat gadis itu memijatku. “Wah dasar tukang coli kamu…” serangnya. “Biar aja, akan kubuktikan kalo aku mampu bangkit lagi dan meng-’KO’ kamu,” kataku dengan semangat. Benar juga kemaluanku yang tadinya tidur dan lemas lambat laun mulai naik dan tegang.

“Tuh.. berdiri lagi,” katanya girang. “Pasti!” kataku. Aku tidak melewatkan kesempatan itu, segera kuraih tangannya dan aku segera menindihnya. “Uhhh.. pelan dikit doong!” katanya. “Biar aja, habis kamu napsuin sih…” kataku. Dengan cepat aku melucuti BH dan CD-nya.

Sekarang kelihatan semua gunung kembarnya yang padat berisi dengan puting merahnya serta lubang kemaluannya yang bagus dan merah. Langsung saja kujilati puncak gunungnya dengan penuh nafsu, “Emmm.. nikmat, ayo terusin..” desahnya membuatku berdebar.

Kulihat tangannya mulai merabai kemaluannya sendiri sehingga kelihatan basah sekarang. Tandanya ia mulai bernafsu berat, aku pun mengambil alih tangannya dan segera menjulurkan lidahku dan kumainkan di lubang kemaluannya yang lezat.
Ia semakin menjadi, desahannya semakin keras dan geliat tubuhnya bagaikan cacing, “Ahhh… uhhh ayo lah puaskan aku…” ia pun mulai menggapai batang kemaluan ku yang sudah tegang, “Ayolah masukkan!” tanpa basa-basi aku pun menancapkan barangku ke lubang kemaluan nya.

“Slep.. slepp!” “Arghh… ihhh… ssshhh,” ia agak kaget rupanya menerima hujaman pusakaku yang besar itu. “Uahhh.. ennakkk…” katanya. Mulutnya BANDAR POKER megap-megap kelihatan seperti ikan yang kekurangan air, aku pun semakin semangat memompanya.

Tapi apa yang terjadi karena terlalu bernafsunya aku tidak bisa mengontrol maniku. “Heggh… hegghh… ahhh, ehmm… aku mau keluar lagi nihh!” kataku. “Sshhh… ahhh ah… payah lo, gue tanggung ni… entar donk!” “Aku sudah tidak tahan lagii…” Tak lama kemudian batang kemaluan ku yang tegang berdenyut kencang.

“Aaaku keluarrr…” erangku. “Ehhh… cepat cabut!” sergapnya. Aku pun mencabut batang kemaluan ku dan ia pun segera menghisapnya. “Ahhh… shhh…!” “Crot… crottt… crottt” memancar dengan derasnya maniku memenuhi mulutnya dan berceceran juga di gunung kembarnya yang masih tegang.

“Ugghh…” aku pun langsung tumbang lemas. “Aduh… gimana sih, aku nanggung nihh… loyo kamu.” Aku sudah tidak bisa berkata lagi, dengan agak sewot ia berdiri. “Ahhh… kamu menghabiskan cairanku yaaa.. lemes nihh,” kataku.

“Udah lahh.. aku pergi,” katanya sewot. “Ya udah sana… thanks ya Sayang…” ia pun berlalu sambil tersenyum.

KEMALUANKU TEGANG SEKETIKA SAAT DIPIJAT OLEH CEWEK CANTIK

Zona18 - Manda adalah seorang dokter yang baru saja menyelesaikan pendidikannya. Sebagai seorang dokter baru,ia ditempatkan disalah satu daerah terpencil yang jauh dari kota. Keluarga dan kekasihnya merasa keberatan dan berusaha untuk menahannya.Tetapi apa boleh buat usaha mereka gagal lantaran keputusan instansi kedokteran sudah bulat dan tidak bisa dibatalkan.

Ketakutan keluarga Manda sangat besar dan sangat beralasan karena usia Manda yang masih muda. Pengalaman kerja yang belum ada serta pengetahuan tentang masyarakat desa yang terkenal dengan budaya yang primitive. Ditambah lagi sebentar lagi Manda dan kekasihnya akan menikah. Manda baru berusia 22 tahun tergolong muda sebagai seorang dokter.

Kemampuannya di kampus dan tingkat kecerdasan yang diatas rata rata,membuatnya lulus dalam waktu yang relative cepat.Manda memliki kekasih bernama Indra salah satu pegawai di salah satu instansi pemerintah.Itulah sebabnya orang tua Manda merestui hubungan anaknya tersebut.Selama menjalin hubungan dengan Indra,mereka hanya menghabiskan waktu dengan jalan jalan,makan ataupun nonton film di bioskop.
Akhirnya Manda berangkat menuju desa yang sudah ditentukan oleh instansi tempatnya bekerja. Dengan diantar oleh ayah dan Indra akhirnya mereka sampai juga didaerah itu stelah perjalanan panjang selama seharian penuh.Dengan perasaan yang ga menentu ayah Manda dan Indra terus menasehati dan berpesan untuk selalu waspada dan berhati hati dalam segala situasi.

Saat mulai bekerja,Manda dibantu oleh petuga kesehatan setempat. Dia diperkenalkan oleh pak Putu salah satu orang terpandang dan sangat kaya di desa tersebut.Pak Putu umurnya sekitar 60 tahun dan memiliki 2 orang istri.Di salah satu rumah pak Putu lah Manda BANDARQ ONLINE tinggal.Pak Putu juga meminjamkan sepeda motor untuk membantu Manda menjalankan tugasnya.Tak jarang juga langsung diantarkan oleh pk Putu jika Manda harus pergi ke desa sebelah.Kondisi desa yang sangat memprihatinkan dengan jalanan berbatu dan keterbatasan penerangan sering membuat Manda putus asa kalau harus pulang dimalam hari.

Akibat sering diantar pak Putu akhirnya ada perasaan lebih yang diinginkan pak Putu.Bahkan saat sedang berboncengan tak jarang dada Manda yang besar dan montok itu menempel ke punggung pak Putu.Itu yang membuat pak Putu makin mencoba terus menemani Manda pergi saat bertugas.Sedangkan Manda sendiri sangat bergantung pada pak Putu karena tan Pak Putu Manda seolah tak bias beruat apa apa saat bertugas. Suatu hari saat pulang bertugas hujan turun dengan derasnya dan pak Putu memacu motor lebih cepat dari biasanya menuju kediaman Manda.

Karena jalanan berbatu dan licin akhirnya memaksa Manda berpegangan pada pinggang pak Putu.Dada Manda otomatis menempel pada punggung pak Putu yan kemudian menimbulkan rasa hangat ditubuh pak Putu. Setelah sampe dirumah segeralah Manda mengganti bajunya yang basah dengan setelan handuk kimono.Sedangkan SAKONG ONLINE pak Putu dipinjami handuk untuk mengganti bajunya yg juga basah. Saat Manda berganti baju,diam diam pak Putu mengintip dari celah pintu yang sedikit terbuka.Mata pak Putu terbelalak , dia menelan ludahnya saat mendapati pemandangan tubuh Manda yang saat menggoda.
Tubuhnya yang seksi dengan keindahan di sekitar payudaranya serta bulu bulu halus yang tumbuh dibagian kemaluannya memaksa pak Putu tak berkedip.Kemudian pak Putu kembali ke ruang tengah dan tak beberapa lama Manda datang dengan secangkir teh ditangannya.

“Hujanya deras sekali ya pak???

“iya nih bu dokter …..” jawab pak Putu.

“bapak nginep disini saja kalo hujannya tidak juga reda” kata Manda..

“tidak bu dokter…nanti saya pulang kalo hujan sudah reda..” jawab pak Putu.

“oh iya…silahkan pak diminum tehnya selagi masih hangat, nanti keburu dingin malah ga enak..”kata Manda.

Jam menunjukkan pukul 22.00 dimana sudah sangat sepi didesa itu,dan hujan juga tak kunjung reda.Akhirnya pak Putu memutuskan untuk menginap.Sambil menemani pak Putu,Manda bercerita panjang lebar termasuk menceritakan CAPSA SUSUN tentang hubungan dengan kekasihnya.Pak Putu mendengarkan denga serius sambil sesekali mengalihkan pandangannya ke dada Manda.

Rasa ngantuk seolah hilang seiring dengan obrolan mereka yang terus berlanjut. Pak Putu terus mendengarkan cerita Manda,dan tanpa disadari mereka sekarang sudah duduk bersebelahan.Karena saat itu hujan terus bturun dan udara dingin mulai menusuk ke tulnang,pak Putu mecoba mengambil kesempatan.

“Dingin ya bu dokter…???” Tanya pak Putu..

“Iya pak…”jawab Manda.

“Mari bu saya hangatkan tangan ibu…” pak Putu mengambil tang Manda untuk diusap usap dengan tangannya.

Manda membiarkan tangannya diusap usap pak Putu dan benar saja ada rasa hangat yang ia rasakan.Pak Putu lalu memeluk bahu Manda untuk lebih memberi rasa hangat pada Manda sambil sesekali meniupkan udara dibalik telinga dan tengkuknya yang merupakan daerah sensitive Manda.Kemudian Mandapun menyandarkan kepanya di bahu Pak Putu.
Seolah karena terbawa suasana dan rasa nyaman yang dirasakan Manda,Mandapun terlihat sangat menikmati sentuhan lembut pak Putu.Matanya ADUQ ONLINE sesekali terpajam dan mulutnya mengeluarkan desahan desahan kecil.

Kemudian Pak Putu mengangkat Manda dan menggendonya untuk dibawa ke kamar, lalu membaringkannya dikasur.

“Bu dokter sepertinya sangat lelah ya..?” tanya Pak Putu.

“Iya pak sejujurnya saya kelehan…”jawab Manda.

Pak Putu lalu keluar untuk memeriksa pintu dan menguncinya serta jendela yang masih terbuka dirumah itu.Setelah selesai,dia kemudian kembali kekamar da menguncinya dari dalam.Seolah dia sudah menahan libido yang terus naik BANDAR DOMINOKIU ditengah suasana yang sangat mendukung.Lalu Pak Putu berjalan menghampiri Manda yang sedang duduk dipinngir ranjang.

“Kok dikunci pak kamarnya??” tanya Manda.
“Iya bu dokter supaya udara dinginnya tidak masuk ke kamar..” jawab Pak Putu.

“Masih dingin Bu..??” tanya pak Putu.

“iya pak masih..”jawab Manda sambil menganggguk.

“Bu dokter,bagaimana kalau saya pijitin agar ibu lebih enakan?” Tanya pak Putu.

“Silahkan pak kalau memang tidak merepotkan..” jawab Manda.

Lalu Manda duduk didepan pak Putu,Pak Putu mulai memainkan jari jarinya dengan lembut dari bagian atas dan perlahan lahan turun menyusuri seluruh bagian tubuh Manda.Pak Putu tau betul bagaimana membuat Manda terangsang,walaupun POKER ONLINE sesungguhnya Manda belum berpengalaman untuk urusan sex dan lelaki. Manda menutup matanya menikmati gerakan tangan pak Putu.

Dari dekat pak Putu dapat merasakan dan menikmati kemolekan kulit Manda. Beberapa saat lamanya pijitan pak Putu telah turun ke punggung dan diluar kesadaran Manda kimononya telah terbuka dari bahunya dan yang tertinggal hanya Bh yang menutupi payudaranya. Dan Bh bertuliskan 36C itupun terlepas berkat kepintaran tangan pak Putu. Masih pada posisi semula gerakan tangan pak Putu mulai meremas payudara Manda.

Manda menyadari hal itu dan mencoba menahan gerakan tangan Pak Putu.

“Sudah pak…..cukuppp, jangan diteruskan lagi pak…” sambil mengenakan kimononya lagi sedang bhnya telah terlepas dan jatuh ke lantai.

Pak Putu terkejut dan memandang mata Manda, ada nafsu yang tertahan, tetapi ia mulai memasang strategi baru, agar Manda kembali bisa dikuasai.

“Maaf bu.., kalau tadi saya lancang.” kata pak Putu.

Manda diam saja. Sedang saat itu pak Putu hanya selangkah lagi bisa mengusai Manda. Lalu pak Taba berjalan keluar dan ia tinggalkan Manda. Kemudian ia balik lagi kekamar itu, dan duduk disamping Manda, pakaian Manda saat itu acak-acakan.

“Apa bu dokter marah dengan saya..???” tanya pak Putu.

“tidak pak,Cuma saya selama pacaran belum pernah melakukan hal ini..” jawab Manda.

Dan pak Putu pun menganggukkan kepalanya. Hujan malam itu tetap deras dan udara dingin terus menusuk tulang, pak Putu tahu jika Manda khawatir karena ia masih perawan, namun keinginannya sudah mantab bahwa malam itu Manda harus bisa ia tiduri. Dalam perubahan sikap Manda saat itu, pak Putu kembali mecoba meraih tangan Manda dan menciumnya, Manda tetap diam membisu, lalu pak Putu memeluk Manda dan Mandapun merelakannya tanpa ada penolakan , Rupanya Manda telah bangkit birahinya namun karena teringat akan statusnya maka ia coba menolak pak Putu.

Memang terlhat ada cincin tunangan melingkar di jari Manda tetapi pak Putu tetap tidak menghiraukannya. Dengan kepintarannya, Manda kembali larut dalam pelukan dan iringan nafsu yang di pancarkan laki-laki tua itu. Sekali gerakan tangannya maka terbukalah kimono Manda, hingga terbuka dan terlihatlah seluruh kulit tubuhnya yang mulus dan montok itu, tanpa bisa ditolak Manda.

Dengan dorongan nafsu pak Putu memilin dan membelai dada putih Manda hingga menimbulkan bekas memerah dan dengan giginya ia gigit putingnya. Kenikmatan telah menghampiri Manda dan membuatnya pasrah kepada pak Putu. Sebelah tangan pak Putu turun dan merogoh bagian kewanitaan Manda dan memasuki lobang yang ternyata telah basah. Lalu dibaringkannya tubuh Manda. Pak Putu sangat bernafsu sekali melihat belahan vagina Manda yang ditumbuhi oleh sedikit bulu halus.

Pak Putu pun lalu melepas seluruh pakainannya, hingga mereka sama-sama telanjang diatas ranjang itu. Penis Putu panjang dan besar serta berwarna coklat kehitaman telah berdiri tegak. Manda saat itu sudah tidak tahu apa-apa lagi. Pak Putu lalu membuka kedua kaki Manda dan mengarahkan penisnya kebelahan vagina Manda. Beberapa kali gagal, hingga dengan hati-hati ia angkat kaki Manda yang kebahunya, dan barulah ia bisa memasukan kepala penisnya dengan sedikit paksaan.

“Aduhhhhhhhhh…. pakkkkk..auuuuughhhhghhhhh… gggghhh… sakit pak…” jerit Manda.

Pak Putu lalu menarik penisnya kembali. Lalu diberinya air ludah pada bagian vaginnya agar memudahkan penisnya masuk kembali. Kemudian kembali memasukan penisnya. Dengan
hati2 ia dorong masuk dan..

*blesssssss…*

“Augghhhhhkkkkkk……Pakkk……Sakkkittt…….” jerit Manda..!!!

“Sebentar bu dokter perlahan lahan pasti sakitnya hilang….” jawab Pak Putu.

Dengan sekali hentakan maka seluruh penis pak Putu masuk dan ia goyangkan pinggulnya maju dan mundur. Manda mengigit bibir bawahnya menahan rasa nyeri dan sakit yang sangat saat penetrasi tadi.Pak Putu telah merobek selaput dara Manda, hingga kelihatan bercak darah di paha mulus Manda dan saat itu juga membasahi sprey yang kusut.
Tangan pak Putu terus memilin payudara Manda dan menahan pinggul Manda. Lebih kurang 15 menit ia dorongkan penisnya kedalam vagina Manda. Sedang Manda telah 3 kali orgasme, barulah ia keluarkan spermanya didalam vagina Manda.

Kemudian ia tetap diam diatas tubuh Manda. Terlihat ketika itu, tubuh putih mulus Manda berada dibawah tubuh pak Putu yang masih membelai dada dan menjilat bibir dan lidah Manda. Kedua tubuh manusia itu penuh keringat. Di sudut mata Manda ada air mata karena keperawanannya telah hilang bukan karena tunangannya tapi oleh laki-laki tua itu. Ia tidak bisa berbuat apa-apa karena telah terlanjur disetubuhi Pak Putu.

Hingga menjelang pagi pak Putu kembali menyetubuhi Manda, hingga Manda merasakan kenikmatan yang luar biasa dan tahu tentang hubungan seks. Manda sudah tidak mengingat Indra lagi karena sudah terbius oleh kenikmatan yang diberikan oleh pak Putu.

Sejak saat itu, hubungan mereka yang berbeda umur sangat jauh itu terus berjalan di rumah itu, kadang-kadang di gubuk milik pak Burha BANDAR POKER di tengah hutan desa tersebut. Manda merasa heran karena lelaki tua seperti pak Putu masih memiliki stamina yang bagus dalam berhubungan seks.

Tidak heran jika pak Putu memiliki 2 orang istri dan memiliki 6 orang anak yang semuanya sudah dewasa. Pak Putu bermaksud menjadikan Manda istri mudanya karena ia sangat bangga bisa menyetubuhi seorang Dokter cantik dari kota. Untuk itulah ia terus berusaha menyetubuhi Manda hingga bisa hamil oleh perbuatannya. Mandapun sulit melepaskan diri dari pak Putu.

Ia sedang berpikir untuk menyudahi hubungannya dengan Indra kekasihnya, karena ia tidak ingin mengecewakan Indra karena keperawananya sudah direnggut orang lain. Demikian cerita sex terbaru kali ini, semoga dapat menyegarkan pikiran anda, pengalaman bersetubuh dengan wanita karir memang memiliki sensasi tersendiri.

CERITA DEWASA MENIKMATI KEPERAWANAN SEORANG DOKTER

25 Sep 2017
0 Comments

- Copyright © Zona18 - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Moa Cute -